REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau aparat penegak hukum. Ia menyatakan bahwa keluarga, sekolah, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat harus terlibat aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Pernyataan tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Gedung Seni Budaya, Modernland, Tangerang, Jumat. Ia menekankan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, mengingat dampak narkoba yang sangat sulit dipulihkan.
"Saya sepakat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalau sudah terkena dampaknya, tentu tidak mudah. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama dan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah maupun BNN saja. Peran masyarakat sangat besar dan harus terus kita bangun bersama," kata Sachrudin.
Momentum Penguatan Komitmen
Peringatan HANI 2026 dinilai Sachrudin sebagai momentum krusial untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata melawan narkoba. Ia menyebut narkotika sebagai ancaman serius yang tidak hanya merusak masa depan generasi muda, tetapi juga menghancurkan ketahanan keluarga dan menghambat pembangunan bangsa.
"Tema yang diusung pada HANI 2026 ini menjadi pengingat bahwa membangun generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Lebih lanjut, Sachrudin mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, BNN Provinsi Banten, dan BNN Kota Tangerang yang terus memperkuat upaya pencegahan melalui berbagai program, termasuk intervensi berbasis masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah tersebut melalui kolaborasi dengan Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, Pramuka, dan unsur pemuda.
"Pemerintah Kota Tangerang terus mendukung upaya pencegahan, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, sosial, dan media. Semua elemen harus terlibat dalam memberikan edukasi serta membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba," tegasnya.
Pesan untuk Generasi Muda
Dalam kesempatan itu, Sachrudin juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda di Kota Tangerang. Ia mengajak para pemuda untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif.
"Jangan pernah biarkan narkoba merenggut cita-cita masa depan. Kalian harapan Kota Tangerang dan masa depan bangsa. Mari bersama membangun kota ini dengan menjadi generasi yang sehat, berintegritas, berdaya saing, dan berakhlak mulia," ajaknya.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Banten, Brigjen Pol. Budi Sajidin, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat upaya pencegahan. Ia menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk mewujudkan Kota Tangerang Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Pihaknya memiliki dua program unggulan, yaitu Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dan Gerakan Ananda Bersinar sebagai aksi nasional anti narkoba yang dimulai dari anak-anak.
"Dukungan Pemerintah Kota Tangerang, Forkopimda, media, tokoh agama, dan masyarakat sangat luar biasa. Mudah-mudahan cita-cita mewujudkan Kota Tangerang Bersinar dapat terus kita wujudkan bersama," ucap Budi Sajidin.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
4

















































