Universitas Indonesia Tebar Manfaat Bagi Anak dan Keluarga PMI di Malaysia

6 hours ago 10

Tim pengabdian masyarakat Universitas Indonesia ikut andil dalam memberdayakan masyarakat Indonesia di Selangor, Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tim pengabdian masyarakat Universitas Indonesia ikut andil dalam memberdayakan masyarakat Indonesia di Selangor, Malaysia. Program berkelanjutan yang dipimpin oleh Agustino Zulys tersebut berlangsung sejak Desember 2025 hingga Mei 2026.

Mengusung tema 'Pemberdayaan Keluarga Pekerja Migran Indonesia di Malaysia melalui Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah dan Peningkatan Literasi Anak', program ini menjadi inisiatif perdana yang dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Meru, Selangor. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak, orang tua, hingga para guru sebagai upaya membangun pemberdayaan keluarga pekerja migran secara menyeluruh.

Pada tahap awal pelaksanaan, program berhasil memetakan berbagai kebutuhan masyarakat yang kemudian menjadi dasar untuk menghadirkan program lanjutan. Karena itu, kegiatan dikembangkan dalam dua tahap pelaksanaan dengan fokus yang lebih mendalam.

Pada program lanjutan, tim pengabdian masyarakat menitikberatkan pada penguatan peran orang tua dalam pola pengasuhan anak. Kegiatan juga diisi dengan observasi langsung terhadap simulasi emosi dan perkembangan sensorimotor anak, yang kemudian diperkaya melalui edukasi sains interaktif untuk meningkatkan pengalaman belajar anak-anak secara menyenangkan dan aplikatif.

Program ini merupakan bagian dari skema Enhancing Quality Education for International Impacts and Recognition (EQUITY) dalam Hibah Community Development UI Tahun 2025–2026. Pendanaan program didukung oleh dana abadi pendidikan tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Pelatihan Pembuatan Sabun

Pada Desember 2025, tim melakukan pelatihan sabun dari minyak jelantah, kelas literasi anak, dan pelatihan guru kreatif. Program pembuatan sabun dari minyak jelantah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua siswa pekerja migran tentang pemanfaatan limbah minyak jelantah agar tidak terbuang sia-sia dan edukasi kesehatan serta mempunyai nilai ekonomis.

“Program ini sangat penting mengingat tingginya limbah minyak jelantah yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, yakni aktivitas memasak. Melalui rangkaian kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan orang tua siswa yang notebene nya pekerja migran sehingga mereka dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai upaya mengurangi limbah dan membuat produk yang bernilai ekonomis,” kata Zulys.

Read Entire Article
Politics | | | |