Perkuat Kualitas Pendidikan, Tiga Prodi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Internasional ASIIN

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga program studi, Bioteknologi, Teknologi Pangan, dan Magister Bioteknologi, berhasil meraih akreditasi ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik), dari lembaga akreditasi ternama Jerman.

ASIIN dikenal sebagai lembaga akreditasi yang menilai program studi di bidang teknik, sains, matematika, pertanian, dan biologi. Melalui pendekatan Outcome-Based Accreditation (OBE), ASIIN menilai kurikulum, kompetensi dosen, fasilitas, serta riset untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan industri.

Akreditasi ASIIN yang berlaku hingga April 2027 ini memberikan manfaat signifikan bagi para mahasiswa, seperti memudahkan lulusan bersaing di industri maupun dunia riset, sekaligus membuka kesempatan untuk melanjutkan studi ke luar negeri sehingga lebih siap dalam menghadapi tantangan global.

Unika Atma Jaya memberikan apresiasi kepada para pimpinan program studi, yaitu Dr. Listya Utami Karmawan selaku Ketua Program Studi Bioteknologi merangkap Ketua Tim ASIIN, Ir Meda Canti selaku Ketua Program Studi Teknologi Pangan, serta Jimmy Suryadi, PhD selaku Ketua Program Studi Magister Bioteknologi. Apresiasi ini juga disampaikan kepada Ketua Tim ASIIN terdahulu, Rianita Pramitasari, serta para pimpinan program studi sebelumnya yang telah berperan dalam proses penyusunan awal, yaitu Diana Lestari dan Dr Adi Yulandi. Seluruh pihak tersebut telah berkontribusi dalam memimpin implementasi standar internasional ASIIN secara berkelanjutan, sekaligus menjadi penghubung strategis dalam memperluas kolaborasi Unika Atma Jaya dengan mitra industri, akademisi, dan institusi global.

Bagi prodi dan fakultas, pengakuan ini bukan sekadar validitas semata, melainkan bukti komitmen seluruh civitas akademika dalam menjaga kualitas pendidikan, riset, dan kemitraan internasional. Akreditasi ini juga menuntut universitas untuk menjaga kualitas akademik, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung lulusan siap bersaing secara global.

Menyambut prestasi ini, Dekan Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Unika Atma Jaya, Prof Diana Elizabeth Waturangi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian ini.

“Melalui capaian ini, ke depannya FBTI berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat posisi sebagai pusat pendidikan Biosains dan Teknologi yang unggul,” jelas Diana.

Akreditasi ASIIN juga menjadi langkah strategis bagi prodi, fakultas, dan universitas untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi penelitian, kerja sama internasional, kepemimpinan akademik, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kompetensi lulusan.

Read Entire Article
Politics | | | |