Pemerintah Percepat Bantuan Pascabencana di Sumatera

2 hours ago 4

Kemarin, percepatan penyaluran bantuan Sumatera hingga ASN Kemensos.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pemerintah Indonesia mempercepat pendataan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, Kamis (26/3), di Jakarta. Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan akan memberhentikan ASN dan PPPK yang terbukti indisipliner.

Pemerintah berupaya mempercepat pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera dengan menyalurkan bantuan keuangan secara bertahap. Menurut Tito, pencairan dana dilakukan secepat mungkin bagi warga yang datanya telah tersedia tanpa harus menunggu seluruh proses pendataan rampung di semua daerah.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan melaporkan penurunan signifikan kasus campak di Indonesia. Pada minggu ke-11 tahun 2026, terdapat 177 suspek dan 121 kasus, menunjukkan penurunan sekitar 95 persen dari minggu pertama yang mencatat 2.740 suspek dan 2.268 kasus. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengungkapkan penurunan ini terjadi sejak minggu ke-3 tahun tersebut.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur akan menjadi proyek percontohan implementasi pembiayaan iklim inovatif. Sistem pendanaan yang lebih berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat diharapkan dapat menggantikan ketergantungan pada APBN dan bantuan NGO internasional.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membuka kesempatan bagi 30 SMA/MA di Indonesia untuk bergabung ke dalam ekosistem SMA Unggul Garuda Transformasi pada tahun ini. Program ini bertujuan untuk membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

Dalam hal kedisiplinan ASN, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan tidak akan ragu untuk memberhentikan aparatur yang abai terhadap tugas. Pada apel pembinaan di Jakarta, ia menyebutkan bahwa sebanyak 2.708 pegawai Kemensos tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |