Para pemain Arsenal (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aroma perebutan gelar juara Liga Primer Inggris 2025/2026 semakin tajam. Di tengah tekanan yang kian membesar, Arsenal diminta segera membalikkan keadaan saat menghadapi Manchester City di Stadion Etihad, akhir pekan ini.
Mantan pemain Manchester United Gary Neville menilai laga tersebut akan menjadi penentu arah gelar musim ini. Ia melihat momentum kini mulai berpihak kepada City.
Menurut Neville, City “mencium bau kemenangan” setelah memanfaatkan kekalahan kandang Arsenal dari Bournemouth dengan menghancurkan Chelsea. Ia menilai situasi ini membuat tekanan berbalik ke kubu London.
“Arsenal harus berkonsentrasi pada apa yang akan mereka lakukan terhadap Man City, pekan depan,” kata Neville, dikutip Reuters, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan, meski narasi publik tidak mendukung, Arsenal sebenarnya masih bisa mengunci gelar lebih cepat jika mampu menang.
Neville menambahkan, banyak pihak memperkirakan City akan memangkas jarak menjadi tiga poin. Namun, dari sudut pandang Arsenal, kemenangan justru bisa memastikan gelar pertama dalam 22 tahun. Ia menyebut laga akhir pekan ini sebagai pertandingan besar yang akan menentukan musim.
Saat ini, Arsenal mengoleksi 70 poin dari 32 laga. City menguntit dengan 64 poin dari 31 pertandingan. Kemenangan di Etihad akan membawa City semakin mendekati Arsenal, bahkan membuka peluang besar untuk menyalip di sisa musim.
Tekanan terhadap Arsenal kian terasa. Kekalahan dari Bournemouth, ditambah hasil buruk di final Piala Liga Inggris melawan City serta tersingkir dari Piala FA oleh Southampton, memunculkan anggapan bahwa tim asuhan Mikel Arteta mulai goyah.
Apalagi, sejarah juga tidak sepenuhnya berpihak pada Arsenal. Sudah 11 tahun mereka tidak menang di kandang City di Liga Primer Inggris. Meski demikian, dua kunjungan terakhir berakhir imbang.
sumber : Reuters

13 hours ago
9

















































