Petugas mengarahkan jamaah haji Indonesia menuju bus saat pemulangan di Hotel Moro Alalameyah, Makkah, Arab Saudi, Selasa (10/6/2025). Sebanyak tujuh kloter jamaah haji Indonesia gelombang I yang sudah tiba di Madinah pada awal Mei 2025, akan pulang ke tanah air pada 11 Juni 2025 yakni Kloter 01 Embarkasi Ujung Pandang (UPG 01), Kloter 01 Embarkasi Lombok (LOP 01), Kloter 01 Embarkasi Pondok Gede Jakarta (JKG 01), Kloter 02 Embarkasi Ujung Pandang (UPG 02), Kloter 01 Embarkasi Surabaya (SUB 01), Kloter 02 Embarkasi Surabaya (SUB 02), dan Kloter 01 Embarkasi Jakarta (JKS 01).
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TIMUR -- Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan pada penyelenggaraan haji 2026, Lombok Timur mendapat tambahan kuota calon jamaah haji sebanyak 16 orang, dari 1.374 orang menjadi 1.390 orang.
“Adanya penambahan kuota ini, kemungkinan ada calon jamaah haji dari kabupaten lain yang mengundurkan diri atau mengalami sakit atau meninggal dunia,” kata Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur, Makiudin, Rabu (4/2/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan data sementara, sebanyak 1.374 calon jamaah haji Lombok Timur telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga batas waktu yang telah ditentukan.
“Semua calon jamaah haji Lombok Timur atau 100 persen telah melunasi Bipih. Hingga saat ini pun belum ada yang menyatakan diri mundur,” katanya.
Ia mengatakan, untuk keberangkatan calon jamaah haji tersebut, saat ini sedang dalam tahap persiapan dan penyusunan jadwal keberangkatan oleh pemerintah pusat.
“Kami perkirakan kloter pertama Lombok Timur akan mulai masuk asrama haji pada 2 April. Untuk Lombok Timur, calon jamaah haji dibagi dalam lima kloter yang terdiri atas tiga kloter penuh dan dua kloter campuran. Namun, kami masih menunggu ketetapan resmi,” ujarnya.
Disinggung soal calon jamaah haji lansia, Makiudin mengatakan menjamin bahwa mereka akan diberikan pelayanan terbaik sesuai dengan ketentuan.
“Tidak ada masalah dengan calon jamaah haji lansia. Mereka akan diberikan pelayanan terbaik. Telah disiapkan petugas khusus, mulai dari keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi,” katanya.
Ia mengatakan jumlah warga Lombok Timur yang masuk daftar tunggu mencapai 32 ribu orang. Karena itu, pihaknya berharap kuota yang diberikan pemerintah terus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya agar lebih banyak warga dapat berangkat menunaikan ibadah haji.
“Untuk masa tunggu haji saat ini sekitar 26 tahun. Sebelumnya mencapai 30 tahun,” katanya.
sumber : Antara

1 hour ago
2















































