REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Cimahi Nandang Rahayu mengatakan, seluruh kuota haji tahun 2026 di wilayahnya terserap maksimal. Sehingga 576 calon jamaah haji asal Kota Cimahi siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah tahun ini.
Seluruh calon jamaah haji asal Kota Cimahi itu tersebut sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 sebesar Rp91.774.481. Rinciannya, nilai manfaat sebesar Rp33.215.559 dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang dibayar jamaah haji sebesar Rp58.559.022.
"Untuk di Cimahi Alhamdulillah pelunasan lebih dari 100 persen karena jatah cadangan banyak yang melunasi. Siap diberangkatkan dan sudah memenuhi syarat istitha'ah," kata Nandang saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Jatah calon jamaah haji itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya 525 orang. Dirinya menjelaskan, penambahan kuota haji untuk Kota Cimahi tahun 2026 itu dikarenakan adanya kebijakan baru mengenai pendistribusian dari Kemenhaj, yakni sistem daftar tunggu nasional yang disamaratakan di seluruh provinsi, sehingga calon jamaah haji asal Kota Cimahi yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini adalah yang mendaftar di tahun 2013 hingga awal tahun 2014.
Kebijakan keberangkatan tidak lagi berdasarkan populasi penduduk Muslim. "Sekarang berdasarkan daftar saat keberangkatan, bulan berdasarkan penduduk muslim. Yang diberangkatkan tahun 2026 itu yang daftar tahun 2013 atau 2014 awal," ujar Nandang.
Dengan kebijakan baru ini, kata dia, maka kuota haji setiap tahunnya maka akan berbeda-beda. Daftar tunggu pun dipangkas dari 30 menjadi 26 tahun. Jumlah daftar tunggu jamaah haji di Kota Cimahi mencapai 27.833 orang. "Sekarang tiap tahun pasti beda-beda, bisa aja 2027 Kota Cimahi menurun," ucap dia.
Menurutnya, persiapan calon jamaah haji di Kota Cimahi sudah hampir 100 persen rampung. Seperti pembuatan paspor, via bio dan lainnya. Nandang meyakini semua persyaratan itu akan rampung sesuai perencanaan.
"Persiapan proses paspor udah hampir 100 persen karena ada yang paspor misalnya beda satu suku kata atau beda tanggal lahir. Kemudian via bio juga sudah hampir 100 persen," kata dia.
Pelaksanaan manasik haji juga sudah dimulai. Calon jamaah haji diberikan simulasi atau peragaan rangkaian ibadah haji sesuai syariat yang dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teori dan praktik, seperti memakai ihram, wukuf di Arafah, mabit, lempar jumrah, hingga tawaf dan sa'i, agar jamaah mandiri dan khusyuk.

3 hours ago
8















































