Foto yang dirilis oleh BIGHIT MUSIC/Netflix menunjukkan grup K-pop BTS selama konser BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 21 Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kehadiran film dokumenter terbaru BTS di Netflix memunculkan kontroversi yang memicu reaksi di kalangan penggemar, Army. Film yang mendokumentasikan perjalanan comeback melalui album ARIRANG dan konser megah mereka ini, mengungkap berbagai dinamika internal BTS, mulai dari minimnya jatah layar Jungkook hingga pengakuan jujur Jin tentang keterbatasannya dalam berpartisipasi di album terbaru.
Salah satu poin utama yang memicu reaksi adalah perlakuan terhadap sang maknae, Jungkook. Meskipun durasi film mencapai lebih dari 1,5 jam, para penggemar menyadari dengan jeli bahwa Jungkook hanya muncul secara signifikan selama sekitar lima menit. Angka ini dianggap sangat mengejutkan bagi seorang bintang sebesar dirinya.
Di media sosial, potongan klip Jungkook yang tampak jarang berbicara, dan sering kali terpotong pembicaraannya oleh anggota lain yang lebih vokal, menjadi viral dengan narasi yang menyedihkan. “Jungkook benar-benar mendapatkan jatah layar paling sedikit. Dia hampir tidak berbicara, dan saat dia melakukannya, anggota yang bersuara lantang memotongnya setiap saat,” tulis seorang penggemar dengan akun @Babykookca*** di platform X, dikutip dari laman Koreaboo pada Jumat (27/3/2026).
Ketidakpuasan penggemar tidak berhenti di situ. Sosok Jin juga menjadi pusat perhatian setelah informasi mengenai partisipasinya dalam album ARIRANG terungkap ke publik. Ternyata, jadwal tur solonya yang padat membuatnya harus menyusul ke Los Angeles, AS, saat sebagian besar lagu sudah hampir selesai dikerjakan oleh anggota lain. Terungkap juga fakta bahwa Jin secara pribadi sempat meminta agar proses rekaman album ditunda beberapa hari agar ia bisa berkontribusi lebih banyak. Namun permintaan tersebut ditolak oleh perusahaan karena jadwal yang sangat ketat.

3 hours ago
4
















































