Wisatawan di Malioboro Tembus 286 Ribu Selama Sepekan Libur Lebaran 2026

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Selama periode libur lebaran pada tanggal 18–24 Maret 2026, jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Malioboro tercatat mencapai 286.558 orang. Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menjelaskan angka tersebut diperoleh berdasarkan penghitungan petugas di lapangan yang berjaga saat libur Lebaran 2026 dalam dua shift setiap hari.

"Metodenya kami menghitung, dari dua shift petugas kami mulai jam 08.00 sampai jam 24.00, itu hanya menghitung pakai checker pengunjung yang masuk pintu masuk ke Malioboro dari berbagai akses," ujarnya saat dihubungi Republika, Rabu (25/3/2026).

Dia menyebut, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan fluktuasi dengan kecenderungan meningkat pada akhir pekan. Pada Rabu (18/3/2026), tercatat sebanyak 13.951 pengunjung, disusul Kamis (19/3/2026) sebanyak 9.364 pengunjung.

Adapun lonjakan mulai terlihat pada Jumat (20/3/2026) dengan 33.529 pengunjung. Sementara itu, pada Sabtu (21/3/2026) jumlah pengunjung mencapai 23.903 orang, dan pada Ahad (22/3/2026) dengan total 56.975 pengunjung.

"Kami kemarin berpikir bahwa hari Minggu itu yang paling banyak, tapi kemudian ternyata hari Senin masih lebih banyak lagi, jumlahnya mencapai 78.127 pengunjung dan Selasa mencapai 70.709 pengunjung. Secara keseluruhan, jumlah pengunjung selama periode 18 hingga 24 Maret 2026 mencapai 286.558 orang" ucapnya.

Namun demikian, ia mengakui terdapat potensi selisih data karena tidak semua pergerakan pengunjung dapat terpantau.

"Jadi bocornya nanti (yang masuk dari) sirip yang lain ataupun juga mereka turun melalui kendaraan online atau kendaraan pribadi yang di-drop di tengah jalan Malioboro itu deviasinya, jadi kita tidak menghitung itu," ujarnya.

Fitria menyampaikan, mayoritas wisatawan memanfaatkan Malioboro untuk bersantai sekaligus mengabadikan momen dengan berswafoto. Aktivitas belanja juga terlihat dari barang bawaan pengunjung.

"Mereka rata-rata menikmati suasana, duduk-duduk, kemudian foto-foto konten, ada lima atraksi itu, mereka rata-rata memenuhi area itu," katanya.

Adapun sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian wisatawan, berada di kawasan Titik Nol Kilometer, area timur Malioboro, Jalan Suryatmajan, area utara Gedung BPD DIY hingga kawasan Pasar Beringharjo. Selain itu, titik atraksi seperti depan Jogja Library, eks Teras Malioboro 2, hingga kawasan UMKM Mutiara juga menjadi lokasi favorit pengunjung.

"Jadi titik-titiknya yang menjadi konsentrasinya rata-rata di situ," ucap Fitria.

Jika dibandingkan dengan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola kunjungan Lebaran tahun ini, disebutnya cenderung meningkat secara bertahap, erbeda dengan Nataru yang cenderung stabil.

"Kalau Nataru kemarin kan waktunya lebih panjang, dua minggu. Jadi mungkin distribusi penyebaran orang-orang yang berkunjungnya itu rata-rata perharinya sama banyak. Tapi kalau ini tuh seperti grafik yang selalu meningkat gitu. Jadi yang semakin banyak setelah lebaran," ujarnya.

Read Entire Article
Politics | | | |