Setiap Motor Listrik Buatan RI Mengaspal Ada Tiga Kemenangan Sekaligus, Prabowo Janjikan Insentif

5 hours ago 5

loading...

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pemerintah akan memberikan insentif bagi industri motor listrik nasional yang mampu memproduksi satu juta motor listrik di dalam negeri. Foto/Dok

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pemerintah akan memberikan insentif bagi industri motor listrik nasional yang mampu memproduksi satu juta motor listrik di dalam negeri. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat elektrifikasi mobilitas rakyat sekaligus memperkuat industri motor listrik nasional.

Sebelumnya pemerintah telah meluncurkan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik sekaligus menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), termasuk BBM impor.

"Hari ini kita umumkan, kita akan beri insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa memproduksi satu juta motor listrik di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia," kata Prabowo dalam Pidato Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional dan Ekosistem Pendukung di Cikarang

Prabowo mengatakan, kebijakan insentif tersebut memiliki tiga tujuan sekaligus. Pertama, menurunkan biaya kendaraan sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat. Kedua, mengurangi konsumsi bahan bakar impor.

Ketiga, memperbesar industri motor listrik nasional beserta rantai pasoknya.Rantai pasok tersebut mencakup industri baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual. Baca Juga: Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen

Menurut Prabowo, pengembangan industri motor listrik dalam negeri tidak hanya berkaitan dengan transformasi energi, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Setiap motor listrik buatan Indonesia yang melaju di jalan raya adalah tiga kemenangan sekaligus: penghematan bagi keluarga, pengurangan impor energi, dan pekerjaan bagi anak bangsa," pungkasnya.

(akr)

Read Entire Article
Politics | | | |