Rusia Janji Balas Dendam usai Dihujani Lebih dari 1.600 Drone Ukraina

19 hours ago 25

loading...

Asap mengepul di sejumlah wilayah Moskow setelah lebih dari 1.600 drone Ukraina menghujani wilayah-wilayah Rusia pada hari terakhir pemilu. Foto/Telegram/The Moscow Times

MOSKOW - Rusia pada hari Senin (21/9/2026) berjanji akan meningkatkan serangan terhadap Kyiv sebagai pembalasan atas serangan drone besar-besaran Ukraina ke Moskow dan wilayah sekitarnya.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyatakan lebih dari 1.600 Ukraina menyerang Rusia pada hari terakhir pemilu. Sekitar 450 di antaranya menargetkan Moskow. Serangan tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan kilang minyak utama Rusia terbakar.

Baca Juga: Ukraina Ngamuk, Lebih dari 1.600 Drone Ukraina Hujani Rusia saat Pemilu

Pemilu parlemen Rusia telah digelar, di mana data exit poll menunjukkan partai berkuasa, United Russia, berada di jalur kemenangan dengan meraih 49,4 persen suara.

Kementerian Pertahanan Rusia menuduh Ukraina berupaya "mengganggu kehendak demokratis warga Rusia" dan bersumpah akan memberikan respons.

"Menanggapi serangan rezim Kyiv terhadap sasaran sipil di wilayah Rusia, militer Rusia akan melanjutkan dan meningkatkan serangan presisi tinggi terhadap sasaran militer di Kyiv," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, yang dikutip AFP.

Serangan Ukraina tersebut merupakan yang terbesar terhadap Rusia sejak perang pecah pada tahun 2022.

Gambar-gambar yang beredar memperlihatkan lubang besar pada sebuah gedung apartemen bertingkat di pinggiran ibu kota Moskow, sementara gambar lain menunjukkan kepulan asap hitam membubung dari lokasi yang tampak seperti kilang minyak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji serangan tersebut dengan mengatakan: "Respons jarak jauh kami memberikan dampak yang sangat signifikan di wilayah Moskow tadi malam."

"Salah satu fasilitas industri minyak utama Rusia dan fasilitas logistik pihak agresor berhasil dihantam. Ini menyangkut miliaran dolar yang menopang mesin perang tersebut," ujarnya di platform X.

Gubernur wilayah Moskow, Andrey Vorobyov, membenarkan bahwa dua orang tewas—seorang wanita berusia 44 tahun dan seorang pria lanjut usia—di dua lokasi terpisah akibat serangan besar-besaran Ukraina.

Read Entire Article
Politics | | | |