REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan, perbaikan tata kelola dan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai menunjukkan hasil signifikan. Hal itu setelah BUMN mencatatkan setoran dividen sebesar Rp 142,3 triliun pada 2025 atau meningkat 67 persen dibandingkan 2024.
Prabowo mengatakan, peningkatan tersebut terjadi setelah pemerintah melakukan koreksi terhadap laporan keuntungan sejumlah BUMN. Setelah dikoreksi, sambung dia, keuntungan BUMN pada 2024 tercatat Rp 186 triliun, dengan dividen yang disetorkan sebesar Rp 85,5 triliun.
"Dividen BUMN yang disetorkan tahun 2025 mencapai Rp 142,3 triliun, naik 67 persen dari tahun 2024," ujar Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, pada 2025, keuntungan BUMN mencapai Rp 326 triliun, naik 75,3 persen dari 2024. Prabowo mengatakan, keuntungan Rp 326 triliun itu tanpa permainan angka. Menurut dia, peningkatan kontribusi BUMN kepada negara terlihat lebih jelas jika dividen dibandingkan dengan penanaman modal negara (PMN) yang diberikan melalui APBN pada tahun yang sama.
Pada 2024, sambung dia, dividen BUMN setelah dikurangi PMN tercatat Rp53 triliun. Angka tersebut meningkat menjadi Rp138 triliun pada 2025 atau naik 160 persen. Prabowo memperkirakan kontribusi dividen BUMN akan kembali meningkat pada 2026 hingga mencapai Rp 200 triliun, tanpa adanya PMN.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa perbaikan manajemen dan tata kelola BUMN dapat memberikan hasil dalam waktu relatif cepat apabila dilakukan dengan prinsip yang sehat dan transparan. "Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang sangat cepat," kata Prabowo.
Atas capaian tersebut, Prabowo kembali menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen dan pimpinan Danantara. RI 1 bahkan menyatakan, pimpinan Danantara layak mendapatkan penghargaan atas kontribusinya dalam pembenahan BUMN.
"Sekali lagi saya apresiasi manajemen dan pimpinan Danantara. Saya kira pantas ini pimpinan Danantara bisa dapat bintang kehormatan yang pantas di suasana hari kemerdekaan ini," ucap Prabowo.
Selain itu, kata Prabowo, peningkatan keuntungan BUMN tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempercepat program hilirisasi. "Keuntungan BUMN sekarang digunakan untuk mempercepat upaya hilirisasi kita," ujar Presiden Prabowo.
Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI. Kegiatan tersebut salah satunya beragendakan Pidato Presiden Prabowo mengenai Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah. Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

1 hour ago
4












































