PBNU Segera Pastikan Lokasi dan Waktu Penyelenggaraan Munas-Konbes

4 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyatakan, pihaknya akan menggelar rapat pleno pada Kamis, 21 Mei 2026 mendatang. Forum itu diselenggarakan untuk menentukan waktu dan lokasi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama. Menurut dia, pihak Rais Aam PBNU sudah menyetujui rencana rapat pleno tersebut.

“Itu (rapat pleno) nanti untuk memutuskan waktu dan tempat Munas-Konbes,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Yahya itu kepada awak media di kantor PBNU, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, hasil Munas-Konbes nantinya juga akan menjadi forum untuk membahas dan memutuskan lokasi serta waktu penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

“Kemudian di Munas-Konbes itu akan dibicarakan dan diputuskan waktu dan tempat penyelenggaraan utama,” ucapnya.

Gus Yahya mengungkapkan, hingga kini sudah banyak daerah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Sejumlah wilayah yang disebut antara lain DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

“Usul-usulan banyak sekali. Jakarta minta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, NTB, Jawa Timur ada beberapa, Jawa Tengah, Jawa Barat, banyak sekali,” katanya.

Ia menegaskan, keputusan akhir nantinya akan diambil melalui mekanisme khas NU yang mengedepankan musyawarah dan kebijaksanaan para kiai sepuh.

“Jadi nanti kita akan bicarakan, kita putuskan dengan cara NU lah. Cara NU itu artinya dengan kebijakan, wisdom dari para sesepuh kiai di lingkungan itu,” jelas Gus Yahya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif mengungkapkan PWNU DKI Jakarta telah mengirimkan surat permohonan kepada PBNU agar Muktamar ke-35 NU digelar di Jakarta.

Menurut Samsul, Jakarta dinilai paling siap dari sisi akomodasi dan transportasi, terlebih waktu pelaksanaan Muktamar semakin dekat.

“PWNU DKI Jakarta sudah mengajukan surat permohonan agar Muktamar itu di Jakarta karena waktunya mepet. Jakarta lah menurut saya secara akomodasi maupun transportasi lebih memudahkan untuk semua,” ujar Samsul.

Read Entire Article
Politics | | | |