Lantai Kamar Mandi Jebol, IRT di Bandung Jatuh ke Sungai dan Hanyut Terbawa Arus

2 hours ago 2

Seorang wanita Enok (41 tahun) jatuh ke sungai Cijagra dan terbawa arus deras usai lantai kamar mandi rumahnya jebol di Kampung Cijagra, RT 02 RW 01, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Senin (2/2/2026). Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan dan dalam pencarian.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang ibu rumah tangga di Bandung jatuh ke Sungai Cijagra dan terbawa arus deras usai lantai kamar mandi rumahnya jebol di Kampung Cijagra, RT 02 RW 01, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Senin (2/2/2026). Hingga kiin korban bernama Enok (41 tahun) masih belum ditemukan dan dalam pencarian.

Kapolsek Soreang Kompol Oeng Hoeruman mengatakan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, SAR, Dinas Pemadam Kebakaran telah melakukan pencarian korban sejak Selasa (3/2/2026). Namun, hingga saat ini masih belum ditemukan.

"Kita berupaya sisir semua aliran sungai ya, sampai ke hulunya. Namun sampai ini belum ketemu, tapi kita terus berupaya itu untuk mencarikan almarhum atau diduga hanyut," ucap dia, Kamis (5/2/2026).

Ia mengatakan pencarian terhadap korban dilakukan kurang lebih satu kilometer di Sungai Cijagra. Selama proses pencarian, pihaknya mengalami kendala yaitu air cukup besar di Sungai Cijagra.

Kapolsek mengatakan korban tengah berada di kamar mandi. Namun lantai kamar mandi dan dapur jebol langsung ke Sungai Cijagra dengan kondisi aliran air deras.

"Dugaan hanyut ke dalam Sungai Cijagra. Nah, sampai hari ini beliau belum ditemukan," ungkap dia.

Salah seorang keluarga korban Esa menuturkan korban tengah berada lantai dua bersama anak-anaknya. Kemudian, ia menuturkan korban berbicara kepada anak-anaknya hendak ke kamar mandi.

"Katanya tunggu dulu mamah mau ke air (kamar mandi)," ucap dia menirukan perkataan anak korban.

Setelah 15 menit berlalu, ia mengatakan anak korban memanggil korban akan tetapi tidak terdapat sautan. Anak korban pun mengecek korban dan melihat lantai dapur dan kamar mandi jebol.

"Si anak survei ke bawah soalnya dipanggil gak nyaut. Pas dicek jebol," kata dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin mengatakan proses pencarian terhadap korban masih dilakukan hingga saat ini. "Masih pencarian," kata dia.

Read Entire Article
Politics | | | |