Kenapa Gerhana Matahari tidak Terlihat dari Semua Negara?

11 hours ago 11

Image Nusa

Momen | 2026-08-09 16:46:13

Ilustrasi Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026. Gambar: AI/ChatGPT.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 akan melintasi sejumlah wilayah di belahan Bumi utara, tetapi fenomena ini tidak dapat disaksikan langsung dari Indonesia. Informasi lengkap mengenai jalur gerhana dan jadwal siaran NASA untuk penonton Indonesia tersedia di NusaBerita:

Berdasarkan informasi NASA, jalur totalitas melewati Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, serta sebagian kecil Portugal. Beberapa wilayah lain di Amerika Utara, Eropa, dan Afrika barat laut hanya akan mengalami gerhana sebagian.

Indonesia berada jauh di luar jalur tersebut. Karena itu, masyarakat di Indonesia tidak akan melihat Matahari tertutup Bulan akibat gerhana ini.

Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Wilayah yang dilintasi bayangan inti Bulan atau umbra dapat mengalami gerhana total, sedangkan wilayah yang terkena penumbra hanya menyaksikan gerhana sebagian.

Meski tidak terlihat dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena ini melalui siaran resmi NASA.

NASA menjadwalkan siaran mulai 12 Agustus pukul 13.15 waktu EDT. Jika dikonversi ke Waktu Indonesia Barat, siaran tersebut dimulai pada 13 Agustus 2026 sekitar pukul 00.15 WIB.

Fase totalitas di Islandia diperkirakan mulai sekitar pukul 00.45 WIB, sedangkan totalitas di Spanyol sekitar pukul 01.28 WIB.

Perbedaan tanggal terjadi karena perbedaan zona waktu. Di wilayah tempat gerhana berlangsung masih tanggal 12 Agustus, sementara Indonesia sudah memasuki 13 Agustus.

Gerhana ini juga dimanfaatkan NASA untuk penelitian. Pesawat WB-57 dan sejumlah balon ilmiah digunakan untuk mengamati korona Matahari serta perubahan atmosfer Bumi selama gerhana.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa informasi tentang gerhana tidak cukup hanya menyebut tanggal. Lokasi pengamatan dan zona waktu juga menentukan apakah sebuah fenomena dapat disaksikan secara langsung.

Bagi masyarakat Indonesia, cara paling mudah mengikuti Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 adalah melalui siaran resmi NASA setelah tengah malam WIB.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Politics | | | |