Kemensos Buat Tim Khusus Usut Sepatu 'Kemahalan' Sekolah Rakyat

13 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan mandat khusus kepada Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono dan Plt Inspektur Jenderal Kemensos Dody Sukmono guna menghimpun seluruh informasi mengenai proses pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat. Kemensos tengah dilanda isu tak sedap soal kabar pengadaan itu. 

Wamensos dan Irjen Kemensos diberi waktu hingga pekan depan untuk melaporkan hasil kerjanya kepada Mensos. Sehubungan dengan hal ini Agus menegaskan tidak akan menolerir segala bentuk penyelewengan. 

"Karena saya sudah berkomitmen kalau ada penyelewengan, saya sama Pak Menteri yang akan bertindak duluan melaporkan ke Aparat Penegak Hukum," kata Agus dalam keterangannya dengan media, Kamis (7/5/2026).

Sebagai bentuk keseriusan, Agus menjelaskan dirinya bersama Gus Ipul dan jajaran Kemensos besok (8/4) akan bertemu pimpinan KPK. 

"Setiap langkah atau program yang kita lakukan, kita selalu berkonsultasi, berkolaborasi dengan pihak-pihak yang lain. Jadi rencananya memang besok kita mau ke KPK untuk meminta saran, meminta masukan supaya dalam program pengadaan itu tidak akan menimbulkan masalah-masalah," ujar Agus.

Khusus mengenai isu markup harga sepatu siswa Sekolah Rakyat, Agus memastikan hal itu tidak benar. Polemik tersebut, kata dia, berawal dari foto Mensos Gus Ipul bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memberikan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat. 

Foto tersebut merupakan potongan dokumentasi dari kegiatan dialog bersama pilar sosial se-Malang pada 2 Mei 2025. Kemudian foto tersebut dinarasikan sebagai sepatu yang dianggarkan oleh Kemensos seharga Rp 700 ribu per pasang. Padahal, faktanya sepatu tersebut merupakan sumbangan dari Gubernur Khofifah dengan spesifikasi berbeda dan bersumber dari APBD Jawa Timur.

"Tetapi kemudian di dalam pagu ya, rencana anggaran Kemensos untuk pengadaan sepatu ada yang nilainya Rp700 ribu, sepatu apa itu? Yaitu sepatu PDL yang tentunya spesifikasinya berbeda dengan sepatu harian," ujar Agus.

Agus menekankan harga Rp 700 ribu merupakan pagu anggaran (batas maksimal) dan bukan harga pembelian riil. Agus menjelaskan siswa Sekolah Rakyat masing-masing mendapat berbagai jenis sepatu yaitu sepatu PDL, sepatu PDH, sepatu olahraga, dan sepatu harian. 

"Seperti jenis sepatu harian itu dalam proses pengadaan dianggarkan sekitar Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu," ujar Agus.

Read Entire Article
Politics | | | |