Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'

7 hours ago 9

loading...

Iran sebut militer AS lebih lemah dari yang dibayangkan sebelumnya. Foto/Mehr News Agency

TEHERAN - Seorang penasihat senior Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan para pejabat Teheran telah melihat militer Amerika Serikat (AS) lebih lemah dari yang diperkirakan sejak Amerika dan Israel pertama kali melancarkan serangan gabungan pada Februari lalu.

Brigadir Jenderal Mohammad Reza Naqdi menyampaikan hal itu dalam wawancara langka dengan PBS NewsHour yang ditayangkan pada Selasa. Menurutnya, Iran belum mencapai “tujuan akhir”-nya ketika ditanya apakah mereka telah memenangkan perang.

Baca Juga: 7 Tentara AS Dilaporkan Tewas Bentrokan di Kapal Induk Abraham Lincoln, Ini Kronologinya

“Sampai sekarang, kami menang. Di masa depan, kami akan terus menang,” kata Naqdi, yang merupakan penasihat utama Panglima IRGC.

Kesepakatan sementara antara Washington dan Teheran yang bertujuan mengakhiri pertempuran telah dicapai pada pertengahan Juni dan dijadwalkan berakhir pada Senin.

Komentar Naqdi muncul beberapa pekan setelah gencatan senjata runtuh dan AS serta Iran saling melancarkan serangan selama lebih dari dua pekan sebelum akhirnya menghentikannya sementara.

“Semakin lama perang ini berlangsung, semakin banyak pengalaman yang kami dapatkan. Kami belum pernah mengalami perang nyata untuk mendapatkan pengalaman langsung dan belajar bagaimana berperang melawan Amerika,” kata Naqdi kepada PBS.

“Dalam lima bulan ini, kami telah belajar bagaimana melakukannya. Kami juga melihat betapa militer Amerika lebih lemah dari yang kami bayangkan," paparnya, yang dikutip CBC, Kamis (13/8/2026).

Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz

Pada Rabu, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan bahwa Amerika Serikat berada dalam “kendali penuh” atas Selat Hormuz.

Read Entire Article
Politics | | | |