Gelombang Panas Hingga 40 Derajat 'Panggang' Eropa

8 hours ago 15

REPUBLIKA.CO.ID,BERLIN — Warga Jerman bersiap menghadapi suhu ekstrem ketika gelombang panas yang telah menelan korban jiwa di sejumlah wilayah Eropa Barat bergerak ke arah timur, membawa temperatur mendekati 40 derajat Celsius ke Jerman dan Polandia. Gelombang yang sebelumnya memanggang Inggris, Prancis, dan Swiss pada Juni ini diperkirakan terus menguji batas baru ketika sistem cuaca tersebut bergerak melintasi Sungai Rhine.

Para ahli memperingatkan suhu tinggi akan memberikan tekanan besar terhadap kesehatan masyarakat, transportasi, infrastruktur, serta sistem energi di berbagai negara Eropa. Lembaga penyiaran publik Jerman ARD melaporkan berdasarkan data resmi sementara suhu di wilayah dekat Saarbruecken, kawasan perbatasan Jerman dengan Prancis, sudah lebih dari 41 derajat Celsius.

"Gelombang panas ini akan mencapai puncaknya pada akhir pekan, jauh di atas 40 derajat di sebagian wilayah Jerman," kata ahli meteorologi dari situs prakiraan cuaca Donnerwetter.de, Karsten Brandt, Jumat (26/6/2026).

Panas ekstrem telah berdampak luas di Prancis. Puluhan orang, baik kelompok usia muda maupun lanjut usia, dilaporkan meninggal selama periode suhu tinggi tersebut. Temperatur di atas 40 derajat Celsius menyebabkan gangguan perjalanan kereta api, menghambat operasi pembangkit listrik, memicu pembatasan konsumsi alkohol di sejumlah wilayah, meliburkan sekolah, serta memaksa penundaan berbagai kegiatan luar ruangan.

Di Jerman, penyelenggara kejuaraan triatlon jarak jauh Ironman Eropa di Frankfurt pada Ahad memutuskan memperpendek jalur sepeda dan lari karena kondisi panas yang berisiko bagi peserta. Pemerintah dan operator layanan publik juga mulai mengambil langkah antisipasi terhadap potensi kerusakan infrastruktur akibat panas.

Suhu tinggi dapat menyebabkan permukaan jalan melengkung, rel kereta api memuai, dan gangguan pada jaringan listrik. Operator kereta api nasional Jerman, Deutsche Bahn, memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk membatalkan perjalanan jarak jauh hingga awal pekan depan tanpa biaya tambahan karena kondisi cuaca ekstrem.

Perusahaan tersebut memperingatkan infrastrukturnya berada dalam tekanan akibat paparan langsung sinar matahari, sementara risiko gangguan meningkat akibat badai petir dan kebakaran hutan yang berpotensi merusak sinyal, rel, serta kabel udara. Sejumlah wilayah Jerman, terutama bagian barat daya, mengalami Juni dengan suhu jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata musiman.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Politics | | | |