REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apa yang terjadi jika di tengah-tengah hari yang berat, seseorang tiba-tiba bertemu seekor kucing yang dapat berbicara? Itulah plot film musikal original yang diproduksi Clever and Clover Production, berjudul ‘Musikal Mengeong! yang telah ditayangkan perdana pada 2 Mei 2026 melalui acara MeowvieNight di Gripa Studio.
Film ini, mengisahkan tentang Biru, musisi muda yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya. Lalu, ia dipertemukan dengan seekor kucing jalanan yang ia beri nama Meng. Anehnya, Meng adalah kucing yang dapat berbicara.
Pertemuan unik tersebut kemudian perlahan menghadirkan perubahan dalam keseharian Biru. Sifat Meng si kucing jalanan yang jenaka menciptakan interaksi yang hangat dan tanpa syarat.
Di lain sisi, film ini mengeksplor perjalanan Biru (Alexandra Cheryl) yang dalam mengejar mimpinya menjadi musisi sukses harus terhambat akibat tekanan karier yang menekan jati dirinya, tuntutan orang tua, dan duka mendalam atas kehilangan kakaknya Senja (Alifa Leahi), yang masih sulit diterima.
Disinilah kehadiran Meng menjadi sosok yang menemani Biru dalam melewati masa sulit, menghadirkan rasa tenang, dan menjadi alasan kecil yang membuatnya tetap bertahan untuk meraih kembali cita-citanya.
Melalui pendekatan musikal, perjalanan emosi Biru disampaikan lewat 5 lagu orisinil, dialog, dan rangkaian adegan visual yang disertai beberapa koreografi untuk menggambarkan bagaimana perasaan dan perjalanan Biru dalam kisah Musikal Mengeong!
Film ini bertujuan mengangkat pesan bahwa alasan untuk tetap bertahan terkadang tidak selalu datang dari hal besar, tetapi bisa hadir dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Termasuk kehadiran hewan peliharaan yang setia menemani.
Film ini disutradarai Raissa Putri Permana. Ia dan timnya percaya, setiap makhluk hidup memiliki caranya masing-masing untuk berkomunikasi walau tidak selalu melalui bahasa yang dapat dipahami. Namun justru, perbedaan itulah yang menciptakan ruang untuk dapat memberikan kasih tanpa syarat.
‘’Dalam kata lain, setiap makhluk hidup, hewan ataupun manusia, sama-sama ‘mengeong’ lewat versinya sendiri sebagai sebuah bentuk ekspresi komunikasi yang mutual,” ujar Raissa dalam penayangan perdana film Musikal Mengeong!
Vini Fortuna, penulis naskah, menimpali pernyataan Raissa. ‘’Musikal Mengeong adalah cerita sederhana yang kami kemas melalui perjalanan yang mungkin dengan mudah terhubung dengan pengalaman pribadi banyak orang,’’ ujarnya.
Setiap orang, lanjut dia, bisa memiliki ‘Meng’ mereka sendiri yang kemudian memberikan mereka sebuah alasan untuk bertahan.
Dalam sesi mini talkshow, Felyana Rose selaku produser, melihat fenomena Pet Attachment atau keterikatan emosional antara seseorang dengan hewan peliharaannya memiliki dampak signifikan bagi seorang individu untuk kembali menemukan arah hidupnya.
Menurut dia, dalam konteks zaman sekarang ketika tingkat depresi kian meningkat, Pet Attachment adalah isu yang tepat untuk diangkat guna mengajak penonton merefleksikan lebih dalam bagaimana kehadiran hewan peliharaan secara sadar maupun tidak bisa memberi dukungan emosional bagi seseorang dalam menjalani hari-harinya.
‘’Pengemasan isu lewat segi musikal pun turut kami pikirkan dengan matang. Kami meyakini seni pertunjukkan adalah media penyampaian pesan yang efektif sehingga dengan isu yang mungkin terkesan berat, pesannya tetap dapat disampaikan secara ringan dan menghibur,” katanya.
Clever and Clover Production dalam perjalanannya turut dibimbing Dr Mikhael Yulius Cobis, M.Si, MM. Selaku dosen pembimbing, ia mengapresiasi upaya tim produksi menghadirkan Musikal Mengeong! sebagai karya menghibur, juga bermakna. ‘’Film ini menjadi pengingat, melalui pendekatan kreatif pesan sederhana dapat memiliki dampak mendalam bagi penontonnya,” katanya.
Film Musikal Mengeong! tersedia untuk ditonton melalui YouTube akun Clever and Clover Production, sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa menjangkau audiens lebih luas.
Melalui penayangan film ini, Clever dan Clover selaku tim produksi berharap Musikal Mengeong! menjadi karya selain menghibur juga memberi makna yang dalam. Lewat perjalanan Biru dan Meng, Clever and Clover production mengajak penonton menyadari dampak besar yang diberikan teman kecil mereka.

2 hours ago
6

















































