Empat Menit 11 Detik yang Mungkin Tentukan Gelar Juara Liga Inggris

10 hours ago 8

Leandro Trossard (kanan) dari Arsenal merayakan gol ke gawang West Ham United yang membuat skor menjadi 0-1 selama pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion London, Ahad (10/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bayangkan Anda berada di ruang VAR, menjadi ofisial yang bertanggung jawab untuk bekerja sama dengan wasit yang bertugas di lapangan pada salah satu pertandingan yang sangat menentukan musim ini. Laga hampir berakhir dan Anda dihadapkan pada momen menentukan apakah gol yang tercipta di lapangan sah atau tidak, serta kemungkinan hadiah penalti.

Jika gol disahkan, maka laga berakhir imbang. Jika terjadi penalti, skor juga kemungkinan akan imbang.

Masalahnya, hasil pertandingan sangat krusial bagi dua tim yang berlaga, yakni West Ham dan Arsenal. West Ham amat butuh poin untuk menghindari degradasi, sementara Arsenal bertarung ketat dengan Manchester City dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris.

Itulah yang dihadapi oleh Darren England, wasit Liga Inggris yang bertugas mengawal di ruang kontrol VAR dalam pertandingan West Ham vs Arsenal di Stadion London, Ahad (10/5/2026). Masalahnya, seperti dikutip dari BBC, England punya catatan kelam pernah salah menafsirkan keputusan offside di lapangan, menyebabkan gol Luis Diaz dari Liverpool ke gawang Tottenham Hotspur dianulir secara keliru pada September 2023.

Sejak saat itu, England harus berjuang untuk mengembalikan statusnya sebagai wasit papan atas Inggris. Sampai ia dihadapkan pada keputusan amat penting pada 2026 untuk mengoreksi keputusan gol oleh West Ham ke gawang Arsenal pada menit kelima injury time.

England berkomunikasi dengan wasit Chris Kavanagh di lapangan, menghabiskan dua menit 41 detik untuk memeriksa setiap sudut rekaman. Ia menelusuri kemungkinan pelanggaran bagi pemain Arsenal dan sebaliknya potensi penalti untuk West Ham di tengah chaos dalam kotak penalti Arsenal dari situasi sepak pojok. Situasi yang berujung gol oleh pemain West Ham Callum Wilson yang menyamakan kedudukan 1-1.

Ia melihat penyerang West Ham Pablo menahan kiper Arsenal David Raya dengan tangannya. Pablo juga memegang lengan kiri sang penjaga gawang.

England juga memeriksa kemungkinan pelanggaran lainnya oleh gelandang Arsena Leandro Trossard terhadap Pablo dan Declan Rice terhadap Summerville. Karena menurut pengamatannya pelanggaran terhadap Raya terjadi lebih dulu, England menilai gol sewajarnya dianulir sehingga mengontak wasit Chris Kavanagh di lapangan untuk meninjau VAR.

Wasit Kavanagh yang berada di lapangan kemudian menghabiskan waktu tambahan satu menit 15 detik di monitor. Total, empat menit 11 detik dihabiskan untuk mengambil keputusan yang berpeluang menentukan gelar juara dan tim terakhir yang terdegradasi dari Liga Primer Inggris musim ini.

Kita tahu bahwa keputusan yang diambil adalah menganulir gol Wilson. Kubu Arsenal bersorak gembira, sementara West Ham marah dan kecewa.

Read Entire Article
Politics | | | |