Di HUT ke-81 RI, 80 Ribu Warga Jabar Belum Nikmati Listrik

4 hours ago 5

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengibarkan bendera Merah Putih saat Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat (Jawara) untuk Indonesia, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). Apel tersebut dihadiri oleh ratusan elemen masyarakat, unsur Polri, TNI, pemerintah daerah serta komunitas ojek online dalam rangka komitmen bersama menjaga stabilitas kamtibmas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Momen peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 masih menyisakan ironi bagi warga Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan masih terdapat 80 ribu orang yang belum teraliri listrik.

"Kami menyampaikan permohonan maaf, 81 tahun Indonesia merdeka kami belum bisa memerdekakan seluruh rakyat Jawa Barat. Masih ada 80 ribu rakyat Jabar yang belum memiliki jaringan listrik sehingga malam dia kegelapan, ucap dia saat membacakan sambutan upacara HUT Kemerdekaan di halaman Gedung Sate, Senin (17/8/2026).

Gubernur yang akrab disapa KDM ini menargetkan pada 2027 akan diselesaikan masalah tersebut. Dedi menyebut pada tahun 2025 dirinya menjabat sekitar 500 ribu masyarakat tidak memiliki akses jaringan listrik.

"Saat kami menjabat ada 500 ribu masyarakat tidak memiliki listrik" kata dia.

Kondisi itu disebut Dedi sangat ironis karena Jawa Barat merupakan pusat energi baik geothermal, pembangkit listrik tenaga air. Lokasinya berada di Jatigede, Jatiluhur hingga Cirata dan Saguling yang seluruhnya memberikan listrik ke seluruh Jawa Barat.

"Ada sebuah ironi ketika kita memiliki energi besar, tapi rakyat kita bahkan yang dekat dengan pembangkit itu tidak memiliki listrik," kata KDM.

Read Entire Article
Politics | | | |