Bruno Fernandes Masih Dicintai Fan, tapi Masa Depannya di Old Trafford Belum Jelas

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bruno Fernandes kembali menjadi pusat perhatian ketika Manchester United menghadapi Leeds United dalam laga pramusim di Croke Park, Dublin, Kamis (13/8/20256) dini hari WIB. Bukan hanya karena aksinya di lapangan, melainkan juga lantaran besarnya dukungan fan terhadap kapten asal Portugal tersebut.

Sambutan meriah terdengar ketika pelatih United Michael Carrick memasukkan Fernandes sebagai salah satu dari lima pemain pengganti sekitar satu jam pertandingan berjalan. Antusiasme suporter kemudian memuncak saat Fernandes mencetak gol yang dianulir karena offside, sebelum tendangannya dari luar kotak penalti membentur mistar gawang.

Situasi bahkan sempat tidak terkendali ketika sejumlah fan berlari ke lapangan demi mendapatkan foto bersama Fernandes. Karena pertandingan telah berlangsung selama 90 menit dan kondisi sulit dikendalikan, laga dihentikan tanpa tambahan waktu dan langsung berlanjut ke adu penalti.

Fernandes memang gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Namun, United tetap mengakhiri laga dengan kemenangan 5-4 melalui adu penalti setelah Noussair Mazraoui mencetak gol penentu. Pertandingan sebelumnya berakhir 1-1.

Hasil tersebut memang tidak menjadi ukuran utama dalam agenda pramusim. Namun, sambutan fan di Croke Park memperlihatkan betapa pentingnya posisi Fernandes di mata pendukung United. Musim lalu, ia berkontribusi dengan sembilan gol dan 21 assist yang membantu Setan Merah finis di posisi ketiga Liga Primer Inggris sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions.

Di tengah popularitasnya, masa depan gelandang berusia 31 tahun itu kembali menjadi tanda tanya. Pada musim panas sebelumnya, Fernandes sempat dikaitkan dengan tawaran besar dari klub Liga Pro Saudi, Al-Hilal. Kini, Juventus, AC Milan, dan Galatasaray disebut ikut memantau situasinya dan berpeluang mengaktifkan klausul pelepasan senilai 57 juta poundsterling.

Manchester United berada dalam posisi dilematis karena kontrak Fernandes memasuki tahun terakhir. Klub memang memiliki opsi memperpanjangnya selama satu musim, tetapi belum tercapai kesepakatan mengenai kontrak baru. Di sisi lain, Fernandes diperkirakan masih ingin bertahan di Old Trafford dan bahkan memiliki ambisi mengakhiri kariernya bersama United.

Keinginan tersebut pernah disampaikan Fernandes ketika United berkunjung ke Irlandia pada April lalu. Ia menegaskan ambisinya untuk terus bersaing memperebutkan trofi bersama klub. Namun, United juga tengah berupaya mengendalikan struktur gaji, sementara kembalinya Marcus Rashford yang merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi turut menjadi pertimbangan manajemen.

Dari sisi teknis, Carrick tentu tidak ingin kehilangan Fernandes. Sang kapten bahkan mulai membangun kombinasi menarik dengan rekrutan baru Youri Tielemans. Umpan Tielemans menjadi awal dari peluang Fernandes yang berakhir dengan tembakan membentur mistar. Kombinasi itu menjadi sinyal positif menjelang musim baru.

Selain Fernandes, United juga menantikan kembalinya Rashford, Kobbie Mainoo, dan Lisandro Martinez. Ketiganya belum tampil melawan Leeds, tetapi berpeluang masuk skuad untuk laga pramusim terakhir menghadapi AC Milan di Wroclaw, Sabtu.

Rashford sebelumnya menjalani masa peminjaman di Barcelona selama lebih dari 12 bulan, tetapi klub Spanyol itu memilih tidak mempermanenkannya. Carrick pun memberikan sinyal positif mengenai sang penyerang.

"Dia pemain kami. Dia kembali dengan sangat baik," kata Carrick kepada ITV, dikutip dari BBC. 

Read Entire Article
Politics | | | |