Awas! Rupiah Jatuh Lagi Kesandung Sentimen Eksternal, Hari Ini Sentuh Rp17.861 per Dolar AS

7 hours ago 8

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (11/8/2026) dengan penurunan hingga 106 poin atau sekitar 0,60%. Foto/Dok

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (11/8/2026) dengan penurunan hingga 106 poin atau sekitar 0,60% ke level Rp17.861 per dolar AS. Tren pelemahan mata uang Garuda juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana sore ini bertengger pada posisi Rp17.824/USD.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni Amerika Serikat dan Iran sama-sama menuntut kompensasi atas serangan militer baru-baru ini. Hal itu memupus harapan bahwa kedua pihak sudah mendekati kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

"Keduanya juga melontarkan klaim yang bertentangan mengenai status Selat Hormuz; Washington menyatakan bahwa jalur perairan tersebut tetap terbuka, sementara Teheran mengklaim telah menutup jalur itu menggunakan ranjau dan pesawat nirawak (drone)," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Rupiah Berakhir Perkasa, Makin Jauh dari Level Rp18.000 per Dolar AS

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin menuntut Iran membayar kompensasi bagi korban jiwa dalam konflik baru-baru ini, sebagai tanggapan atas tuntutan kompensasi yang diajukan oleh Teheran. Situasi ini terjadi meskipun sebelumnya pihak berwenang AS sempat menyatakan, bahwa kesepakatan untuk membuka kembali jalur perairan vital tersebut sudah dekat, menyusul penurunan tajam harga minyak pada pekan lalu.

Menambah kekhawatiran akan gangguan pasokan, kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran menyatakan telah menyerang kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco pada akhir pekan lalu. Kelompok Houthi mengancam akan membuka front baru dalam konflik yang melibatkan Iran dengan cara menyerang kapal serta infrastruktur minyak di Laut Merah.

Read Entire Article
Politics | | | |