UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

8 hours ago 18

loading...

Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian dalam acara Wisuda ke-10 UAG University dan Welcoming Reception Mahasiswa Baru ke-14 yang digelar di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta, Rabu (9/9/2026). FOTO/IST

JAKARTA - Universitas Ary Ginanjar (UAG) mengembangkan konsep pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan intelektual, tetapi juga membangun kecerdasan emosional dan spiritual mahasiswa. Pendekatan tersebut penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan dunia sekaligus memberikan kontribusi bagi Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikan pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian dalam acara Wisuda ke-10 UAG University dan Welcoming Reception Mahasiswa Baru ke-14 yang digelar di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Hadir dalam kegiatan bertema "From Knowledge to Global Impact: Advancing Halal Excellence for Indonesia Emas 2045", Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan.

Ary Ginanjar mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa, melainkan menjadi momentum dimulainya fase baru bagi generasi muda untuk mengimplementasikan ilmu dan karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan.

"Kampus kita tidak hanya mementingkan IQ, yang sekarang bisa digantikan dengan AI dan bahkan diganti dengan robot, tetapi juga mengedepankan EQ, kemampuan berempati, dan SQ, memiliki nurani," kata Ary Ginanjar.

"Pendidikan tidak boleh berhenti pada IQ. IQ menunjukkan apa yang mampu kita lakukan, EQ menentukan bagaimana kita melakukannya bersama orang lain, sedangkan SQ memastikan mengapa dan untuk siapa kita melakukannya," tambahnya.

Menurutnya, relevansi pendekatan tersebut terlihat dari capaian para lulusan UAG. Sebanyak 62,5% wisudawan telah bekerja sebelum menyelesaikan pendidikan. Sebagian lainnya diproyeksikan melanjutkan kiprah profesional maupun membangun usaha sendiri.

"Ini membuktikan bahwa memang masyarakat tidak hanya butuh IQ, tapi membutuhkan EQ dan SQ, yaitu moral yang bagus, karakter yang kuat, dan memiliki kejelasan tentang tujuan," ujarnya.

Ary Ginanjar juga mengungkapkan capaian mahasiswa UAG di tingkat global. Salah seorang lulusan program sarjana UAG, Sultan, berhasil diterima di salah satu kampus teknologi terbaik di Amerika Serikat dan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 hingga S3 di Virginia Tech.

Read Entire Article
Politics | | | |