loading...
Terlalu sering mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan. Foto/Getty Images.
JAKARTA - Buka puasa sering kali identik dengan aneka gorengan yang renyah dan menggoda selera. Mulai dari bakwan, risoles, hingga pastel, semuanya terasa sulit ditolak setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, kebiasaan ini ternyata tidak selalu baik bagi tubuh.
Terlalu sering mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan. Kandungan lemak jenuh dan minyak berlebih bisa memicu berbagai gangguan, terutama jika dikonsumsi setiap hari selama Ramadan. Karena itu, mengganti gorengan dengan menu yang lebih sehat dapat memberikan banyak manfaat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Baca juga: Gorengan Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Bahaya Kesehatan yang Mengintai
Belakangan ini, tren clean eating atau pola makan dengan asupan minim lemak jenuh dan bahan olahan semakin populer di masyarakat. Kebiasaan ini dinilai lebih sehat dan sangat cocok diterapkan selama bulan puasa agar tubuh tetap bugar dan prima.
Berikut lima manfaat buka puasa tanpa gorengan yang dirangkum iNews Media Group, Kamis (26/2/2026):
1. Lebih Ramah untuk Pencernaan
Selama berpuasa, sistem pencernaan beristirahat cukup lama. Mengonsumsi gorengan yang tinggi lemak saat berbuka dapat membuat lambung bekerja ekstra dan memicu gangguan seperti perut begah, mual, hingga naiknya asam lambung. Berbuka tanpa gorengan membantu sistem pencernaan beradaptasi secara bertahap sehingga terasa lebih nyaman.
2. Membantu Menjaga Berat Badan
Gorengan mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Jika dikonsumsi rutin selama Ramadan, berat badan berisiko meningkat. Dengan memilih menu buka puasa yang lebih sehat seperti buah, sup hangat, atau makanan rebus, asupan kalori menjadi lebih terkontrol sehingga berat badan tetap stabil.
3. Energi Lebih Stabil Setelah Berbuka
Makanan berminyak cenderung membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk setelah berbuka. Sebaliknya, menu tanpa gorengan yang kaya serat dan protein membantu tubuh memperoleh energi secara bertahap. Hasilnya, tubuh terasa lebih segar dan siap menjalankan aktivitas malam, termasuk salat tarawih.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan lemak jenuh pada gorengan dapat meningkatkan kadar kolesterol jika dikonsumsi terlalu sering. Buka puasa tanpa gorengan membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang sehingga risiko gangguan jantung dan pembuluh darah dapat ditekan.
5. Kulit Lebih Sehat
Makanan berminyak kerap dikaitkan dengan munculnya masalah kulit seperti jerawat. Mengurangi konsumsi gorengan saat berbuka puasa dapat membantu menjaga keseimbangan produksi minyak dalam tubuh, sehingga kulit tampak lebih bersih dan sehat selama Ramadan.
Menerapkan pola clean eating saat berbuka bukan berarti mengurangi kenikmatan makanan, melainkan memilih asupan yang lebih bijak demi kesehatan jangka panjang.
(nnz)
















































