Surat An-Nasr, Isyarat Dekatnya Wafat Rasulullah SAW

3 hours ago 17

loading...

Surat An-Nasr merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki makna mendalam, di balik kabar kemenangan dan pertolongan Allah SWT, surat ini dipahami sebagai isyarat bahwa ajal Nabi Muhammad SAW telah dekat. Foto ilustrasi/ist

Surat An-Nasr merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang memiliki makna mendalam. Di balik kabar kemenangan dan pertolongan Allah SWT, surat yang terdiri dari tiga ayat ini ternyata dipahami sebagai isyarat bahwa ajal atau wafatnya Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam telah dekat.

Hal tersebut berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu'Anhu, salah satunya terdapat dalam Shahih al-Bukhari. Pemahaman ini juga dijelaskan Ibnu Katsir dalam tafsirnya.

Allah SWT berfirman:

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ (1) وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا (2) فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا (3)

"Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Tobat." (QS An-Nasr: 1-3).

Dalam tafsir Ibnu Katsir, disebutkan sebuah hadis dari Ibnu Abbas RA mengenai pemahaman terhadap surat tersebut. Ketika itu, Khalifah Umar bin Khattab RA memasukkan Ibnu Abbas ke dalam kelompok para sahabat senior yang pernah mengikuti Perang Badar.

Baca juga: Selain Maulid, Rabiul Awal Ternyata Bulan Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Keberadaan Ibnu Abbas di antara para sahabat senior sempat dipertanyakan. Sebagian dari mereka merasa heran mengapa seorang yang masih muda ditempatkan bersama mereka.

Umar kemudian menjelaskan bahwa Ibnu Abbas memiliki kedudukan dan keilmuan yang telah mereka ketahui.

Read Entire Article
Politics | | | |