Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menangani abu vulkanik di tengah potensi sebaran material erupsi Gunung Anak Krakatau. Pengalaman Yogyakarta menghadapi hujan abu akibat erupsi Gunung Kelud pada 2014 menjadi pelajaran penting dalam menghadapi ancaman abu vulkanik saat ini.
Sultan mengatakan, abu vulkanik memiliki karakter berbeda dengan pasir maupun debu biasa. Partikelnya yang sangat halus dan tajam justru dapat kembali beterbangan ketika dibersihkan dengan cara yang tidak tepat sehingga meningkatkan risiko terhirup masyarakat.
"(Abu vulkanik -Red) itu kan mengandung material yang berbahaya yang tajam," ujarnya saat diwawancara di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.
Meski abu vulkanik Gunung Anak Krakatau disebut belum sampai ke Yogyakarta, Sultan meminta masyarakat tetap berhati-hati. Menurutnya, penanganan abu tidak cukup hanya dengan berupaya menyingkirkannya dari permukaan karena material tersebut dapat kembali menyebar ke udara.
"(Abu) lembut itu bisa ke mana-mana. Warga masyarakat yang bisa menghirup dan sebagainya malah risikonya malah besar," ujarnya.
Sultan pun mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan kipas atau hembusan udara untuk membersihkan abu vulkanik. Cara tersebut justru berpotensi membuat partikel halus kembali beterbangan dan masuk ke lingkungan sekitar.
"Jadi ya sekarang lebih baik menggunakan masker," ujarnya.
Menurut Sultan, pengalaman saat erupsi Gunung Kelud menunjukkan abu vulkanik tidak mudah ditangani seperti pasir. Karakter material yang sangat halus membuat abu dapat menyebar dan berpindah mengikuti kondisi lingkungan.
"Kalau pasir ya terus disapu ya hilang, tapi kalau yang ini enggak seperti itu," katanya.
Selain persoalan paparan abu, Sultan juga menyoroti keselamatan warga ketika membersihkan material yang menumpuk di atap rumah. Ia khawatir masyarakat yang belum memiliki pengalaman menghadapi hujan abu justru mengalami kecelakaan saat berusaha membersihkan atap.

2 hours ago
5

















































