loading...
Direktorat Rehabilitasi Mangrove Kemenhut menyelenggarakan Program Akselerasi MATAHARI Angkatan I sebagai upaya strategis memperkuat kapasitas kepemimpinan aparat sipil negara (ASN) muda Kemenhut. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Direktorat Rehabilitasi Mangrove, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) , menyelenggarakan Program Akselerasi MATAHARI Angkatan I sebagai upaya strategis memperkuat kapasitas kepemimpinan aparat sipil negara (ASN) muda Kemenhut. Program Akselerasi MATAHARI (Manajer Tata Kelola Hutan dan Mangrove Lestari) membekali ASN muda sebagai pemimpin-pemimpin yang mampu bekerja lintas wilayah, lintas bidang, dan lintas unit kerja dalam menghadapi tantangan pengelolaan hutan dan rehabilitasi mangrove di Indonesia.
Indonesia adalah negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia, lebih dari 3,4 juta hektar mangrove terbentang dari Aceh hingga Papua, atau sekitar 23% dari total luasan mangrove dunia. Luas tutupan lahan hutan di Indonesia sebesar 95,5 juta hektare atau negara dengan hutan tropis terluas ke-3 di dunia setelah Brasil dan Republik Demokrasi Kongo. Baca juga: Rehabilitasi Mangrove, Kemenhut Perkuat Kelembagaan dan Kemitraan Iklim
Pengelolaan hutan dan mangrove bersifat masif, menembus batas administratif, dan membutuhkan kontribusi aktif berbagai pihak. Kondisi tersebut menuntut hadirnya pemimpin muda yang memahami konteks lokal dan mampu berkolaborasi secara nasional. Program Akselerasi MATAHARI hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Program Akselerasi MATAHARI bertujuan menjawab tantangan kompleks dalam mengelola hutan dan mangrove di Indonesia. Saat ini, sektor kehutanan menghadapi situasi penuh ketidakpastian dan perubahan cepat atau TUNA (Turbulence, Uncertainty, Novelty, Ambiguity).
Sebagai pengelola kawasan hutan dan mangrove yang luas, Kemenhut memerlukan ASN yang tidak hanya ahli secara teknis, namun juga mampu memimpin dengan lincah dan memiliki visi yang adaptif. Program ini bertujuan membentuk pemimpin yang bisa bekerja sama untuk menjaga kelestarian alam di tengah perubahan dunia yang dinamis.













































