Purbaya Sangkal Tukar Guling Posisi Juda Agung dan Thomas Djiwandono

3 hours ago 6

loading...

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah spekulasi tukar guling dalam pergeseran jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah spekulasi tukar guling dalam pergeseran jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono. Perpindahan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) , Thomas Djiwandono menjadi calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai sebagai upaya sistematis pemerintah untuk mengintervensi independensi bank sentral.

Menjawab isu tersebut, Purbaya menyebut pertukaran posisi tersebut murni merupakan sebuah kebetulan berdasarkan kebutuhan organisasi. "Bukan tukar guling kebetulan aja," kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Independensi BI Terancam Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung, Benarkah?

Isu tukar guling ini mencuat sebelum Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan Thomas Djiwandono. Kemudian, Thomas Djiwandono ditunjuk mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia, jabatan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Juda Agung.

Purbaya menjelaskan bahwa penunjukan Juda Agung sebagai Wamenkeu didasarkan pada kompetensi dan rekam jejaknya. Menurutnya daripada mencari sosok baru yang memerlukan proses panjang, kemampuan Juda dianggap sangat pas untuk mengisi posisi tersebut.

Baca Juga: Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung Bisa Jadi Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter

"Kemampuan Pak Juda bisa menggantikan Pak Thomas ditaruh di situ daripada saya pusing-pusing cari. Saya nggak tahu kalau seperti itu. Saya nggak tahu, nggak ada urusan," ujarnya.

(akr)

Read Entire Article
Politics | | | |