REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Senin dini hari setelah menyelesaikan kunjungan kerja di New Delhi, India. Kepulangannya menandai rampungnya partisipasi Indonesia sebagai anggota penuh dalam KTT BRICS 2026.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, tepat pada pukul 00.08 WIB. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Muhammad Herindra.
Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi tersebut pada 12-13 September 2026. Kehadirannya merupakan penegasan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota dan mitra BRICS dalam menghadapi dinamika global serta mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pesan Kemandirian dan Kekuatan Kolektif
Dalam forum bergengsi itu, Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya kebersamaan negara-negara BRICS untuk memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Ia menekankan bahwa kekuatan sejati sebuah bangsa berawal dari dalam negeri.
“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera,” ucap Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi bagian krusial dalam membangun bangsa yang tangguh dan mandiri. “Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tegasnya.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian agenda di New Delhi, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas langsung kembali ke Tanah Air. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan tersebut Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

6 hours ago
22

















































