Polres Kudus Perketat Pengamanan Pembukaan Turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026

2 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS, – Kepolisian Resor (Polres) Kudus, Jawa Tengah, bersama tim gabungan melakukan pengamanan ketat dalam pembukaan turnamen sepak bola putri U-16 Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jumat (14/8). Pengamanan ini melibatkan personel dari Kodim 0722/Kudus, Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, dan keamanan PT Djarum.

Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo menyatakan bahwa sebelum pertandingan dimulai, pihaknya telah menggelar Tactical Floor Game (TFG) dan apel pengamanan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, posisi, dan pola pengamanan selama pertandingan berlangsung.

Kompol Rendi menekankan pentingnya kesiapan personel karena hari tersebut menjadi momentum pembukaan turnamen sepak bola putri internasional yang mempertemukan sejumlah tim. "Pengamanan harus dilakukan secara maksimal. Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk pembagian zona, jalur pergerakan massa dan mekanisme penanganan apabila terjadi gangguan," ujarnya.

Jadwal Pertandingan Pembuka

Pada hari pembukaan, terdapat dua pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Supersoccer Arena. Pertandingan pertama mempertemukan Hong Kong melawan Malaysia pada pukul 15.00 WIB. Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan Garuda Pertiwi melawan Arab Saudi pada pukul 20.00 WIB, yang sekaligus dirangkaikan dengan opening ceremony sebagai simbol pembukaan turnamen.

Sterilisasi dan Pengamanan Berlapis

Kompol Rendi meminta petugas melakukan sterilisasi lokasi secara maksimal sebelum penonton diperbolehkan memasuki area stadion. "Pemeriksaan terhadap penonton dan barang bawaan juga menjadi perhatian untuk mencegah masuknya benda yang dapat membahayakan keamanan," tegasnya.

Kabagops Polres Kudus Kompol Eko Pujiyono menjelaskan bahwa pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan pengamanan berjalan secara berlapis. Selain mengantisipasi potensi masuknya benda berbahaya, personel juga diminta mewaspadai kepadatan penonton, gangguan lalu lintas, maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

Kabagops menegaskan setiap personel harus mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur dalam menjalankan tugas. "Apabila terjadi permasalahan, segera lakukan koordinasi dan penanganan secara terukur sesuai kewenangan. Jaga sikap, kedisiplinan dan profesionalitas selama melaksanakan tugas," ujarnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |