OMC Terkendala Cuaca, Water Booming Diperkuat untuk Padamkan Kebakaran Gunung Bromo

12 hours ago 21

loading...

Pemerintah memutuskan akan memperkuat pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dengan menggunakan metode Water Booming. Foto/SindoNews

MALANG - Pemerintah memutuskan akan memperkuat pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, dengan menggunakan metode Water Booming yang dibantu dengan pasukan darat.

Keputusan tersebut diambil setelah berkomunikasi langsung dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca. Berdasarkan perhitungan teknokratik, peluang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam 10 hari mendatang sangat kecil.

“Operasi Modifikasi Cuaca tidak bisa dilakukan sampai 10 hari ke depan. Tadi sudah saya telepon langsung kepada Kepala BMKG, tadi juga ada staf beliau yang datang. Secara matematis, secara teknokratik dihitung, hampir mustahil 10 hari ke depan ada OMC,” kata Menhut Raja Antoni, usai mengecek langsung kondisi kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Senin (10/8/2026).

Baca juga: 176,20 Hektare Kawasan Gunung Bromo Terbakar, Pemadaman via Darat dan Udara

Karena itu, strategi pemadaman akan difokuskan pada dua kekuatan utama, yakni operasi water bombing dari udara dan pengerahan pasukan darat. Kedua upaya tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sampai api benar-benar padam dan kawasan dapat kembali beroperasi. “Jadi kita betul-betul mengandalkan: satu, water bombing, yang kedua, pasukan darat,” ujarnya.

Lihat video: KEBAKARAN BROMO MELUAS! Angin Kencang Bikin Petugas Kewalahan Jinakkan Api

Menhut menegaskan water bombing akan terus dilakukan hingga kondisi kebakaran benar-benar terkendali. Operasi udara tersebut tidak akan dihentikan sebelum kawasan dinyatakan aman dan seluruh aktivitas dapat kembali berjalan.

“Hari ini 30 water bombing, tinggal 10 lagi karena udah 20. Insya Allah sampai padam, sampai semua bisa beroperasi lagi baru nanti water bombing-nya berhenti,” tegasnya.

(cip)

Read Entire Article
Politics | | | |