Laut Kaspia Jadi Kunci bagi Iran untuk Memenangkan Perang, Berikut 6 Faktanya

16 hours ago 11

loading...

TEHERAN - Serangan pesawat tempur Israel terhadap fasilitas angkatan laut Iran di Laut Kaspia pada bulan Maret mungkin telah menandakan sesuatu yang jauh lebih besar daripada serangan militer. Serangan terhadap Bandar Anzali — ratusan mil di utara Selat Hormuz — mengungkap apa yang semakin dilihat oleh para pejabat Barat sebagai jalur vital penting di masa perang antara Iran dan Rusia: Koridor perdagangan Kaspia yang sebagian besar tersembunyi membantu Teheran memindahkan pasokan, membangun kembali kemampuan drone, dan menghindari tekanan yang meningkat dari Barat.

Israel kemudian mengatakan serangan itu menghancurkan beberapa kapal angkatan laut Iran dan menandai salah satu operasi paling signifikan mereka selama konflik dengan Iran.

Namun serangan itu membawa pesan strategis yang lebih dalam.

Jauh dari Selat Hormuz dan ratusan mil di utara Teluk Persia, Laut Kaspia diam-diam muncul sebagai jalur penting di masa perang yang menghubungkan Iran dan Rusia — koridor perdagangan yang sebagian besar terlindungi yang menurut para pejabat Barat membantu Teheran menahan tekanan militer dan ekonomi yang meningkat.

Laut Kaspia Jadi Kunci bagi Iran untuk Memenangkan Perang, Berikut 6 Faktanya

1. Jalur Pengiriman Drone dari Rusia ke Iran

Menurut laporan terperinci oleh The New York Times, Rusia sekarang mengirimkan komponen drone ke Iran melalui Laut Kaspia, membantu Teheran membangun kembali kemampuan ofensif setelah dilaporkan kehilangan sekitar 60 persen persenjataan drone-nya selama pertempuran baru-baru ini.

Para pejabat AS yang dikutip oleh surat kabar tersebut mengatakan bahwa rute tersebut menjadi semakin penting karena Selat Hormuz menghadapi gangguan dan pengawasan yang lebih ketat.


2. Jalur yang Tertutup

Tidak seperti Teluk, Laut Kaspia secara efektif tertutup bagi intervensi angkatan laut Barat.

Hanya lima negara yang berbatasan dengan laut pedalaman — Iran, Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan, dan Azerbaijan — yang memiliki akses ke sana, sehingga hampir tidak mungkin bagi Angkatan Laut AS atau pasukan sekutu untuk mencegat pengiriman.

3. Koridor Menghindari Sanksi AS

Hal itu telah mengubah Laut Kaspia menjadi apa yang digambarkan analis sebagai koridor ideal untuk menghindari sanksi.

“Jika Anda memikirkan tempat ideal untuk menghindari sanksi dan transfer militer, itu adalah Laut Kaspia,” kata Nicole Grajewski, spesialis Rusia-Iran di Sciences Po di Paris, kepada NYT.

4. Jalur Lalu Lintas Kapal Gelap

Analis maritim mengatakan kapal yang berlayar antara pelabuhan Rusia dan Iran sering menonaktifkan transponder pelacak, menciptakan “lalu lintas kapal gelap” yang sulit dipantau melalui sistem satelit.

Menurut para analis, jalur tersebut menjadi sangat penting untuk pergerakan teknologi drone Shahed Iran, amunisi, dan komponen industri.

Read Entire Article
Politics | | | |