Kolaborasi PT FAST dan Arkiv Vilmansa Hadirkan Pesan Keselamatan Mobil Listrik Lewat Seni

3 hours ago 17

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan kendaraan listrik juga membawa perhatian pada aspek keselamatan, termasuk risiko kebakaran dan penanganannya. Pesan mengenai fire safety kini tidak hanya disampaikan melalui pendekatan teknis, melainkan juga diperkenalkan kepada masyarakat lewat medium seni.

Pendekatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi produk keselamatan kendaraan listrik LFK dari PT Famindo Alfa Spektrum Teknologi (PT FAST) dengan seniman Arkiv Vilmansa. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam pameran seni Jelaga di Ujung Raya di Galeri Zen1, Menteng, Jakarta Pusat.

Gagasan kolaborasi ini bermula sekitar dua tahun lalu ketika Founder dan CEO PT FAST Willy Hadiwijaya bertemu dengan Arkiv Vilmansa. Keduanya kemudian mengembangkan ide untuk menggabungkan isu fire safety dengan seni rupa sebagai medium penyampaian pesan keselamatan.

Kolaborasi tersebut menghasilkan karya edisi terbatas sebanyak 100 unit yang dipasarkan sebagai bagian dari perpaduan antara teknologi keselamatan dan karya seni. Selain Arkiv Vilmansa, pesan mengenai pentingnya keselamatan kendaraan listrik juga melibatkan 20 seniman Indonesia lainnya.

Dari sisi inovasi produk, kolaborasi ini memanfaatkan Alpha Tech Shield (ALTEX) sebagai material pelapis kanvas. Material tersebut diklaim mampu menahan paparan api hingga suhu 1.500 derajat Celsius. Teknologi anti api ini merupakan bagian dari ekosistem produk keselamatan yang dikembangkan PT FAST, yang selama ini berfokus pada penanganan risiko kebakaran baterai lithium pada kendaraan listrik.

Teknologi tersebut kemudian digunakan dalam teknik melukis menggunakan blow torch atau semburan api dengan suhu hingga 1.000 derajat Celsius. Pameran Jelaga di Ujung Raya berlangsung pada 12 September hingga 13 Oktober 2026.

Ketua Umum PERIKLINDO sekaligus mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko membuka pameran tersebut. Ia menilai perpaduan teknologi dan seni dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan kendaraan listrik.

"Bagaimana antara teknologi dan seni itu digabungkan. Yang ujungnya adalah membangun awareness yang menarik. Dengan terbangunnya awareness itu, maka semua dari kita yang akan menggunakan kendaraan listrik menjadi tidak perlu lagi untuk was-was," ujar Moeldoko.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut menghadiri pembukaan pameran. Ia menilai tema Jelaga di Ujung Raya memberikan pendekatan berbeda dalam menyampaikan pesan melalui karya seni.

"Kalau lukisan itu buat saya biasa. Tapi tema yang luar biasa kali ini kan bahasanya jelaga. Ternyata materi lukisan itu bukan hanya tinta atau cat, tapi bisa juga dengan api," kata Rano.

Rano juga menjadi salah satu kolektor karya edisi terbatas hasil kolaborasi LFK dan Arkiv Vilmansa ini.

Willy Hadiwijaya mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi salah satu cara untuk menyampaikan pesan keselamatan melalui pendekatan yang lebih mudah diterima masyarakat tanpa menghilangkan unsur edukasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengapresiasi dukungan PT FAST berupa Portex EV Fire Blanket.

Perangkat tersebut merupakan selimut antipanas yang ditujukan untuk membantu petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran kendaraan listrik di lapangan.

Read Entire Article
Politics | | | |