Kisah Hikmah : Sahabat Nabi SAW yang Berpura-pura Berbuka Puasa

3 hours ago 3

loading...

Kisah Tsabit Al-Anshari ini, tentang beliau yang berpura-pura berbuka puasa demi memuliakan tamunya sangat mengagumkan, bahkan Rasulullah SAW juga sangat memujinya. Foto ilustrasi/ist

Kisah hikmah ini tentang kisah sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam, Tsabit Al-Anshari Radhiyallahu'anhu. Kisahnya benar-benar sangat mengagumkan. Bahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi pujian kepadanya.

Kisah Tsabit Al-Anshari ini, tentang beliau yang berpura-pura berbuka puasa demi memuliakan tamunya. Tsabit merupakan salah satu penulis wahyu dan surat-surat Rasulullah SAW. Beliau berasal dari Bani Khazraj dan ikut menemani Rasulullah SAW saat hijrah ke Madinah.

Diceritakan dari Dakwah Islamiyyah, menjelang waktu Maghrib tiba-tiba rumah Tsabit Al-Anshari kedatangan tamu seorang musafir yang tidak memiliki perbekalan. Musafir ini mampir tanpa bekal yang bisa dimakan untuk berbuka puasa.

Tsabit pun bingung. Di satu sisi, ia teringat pesan Nabi tentang kesunnahan memuliakan tamu. Namun saat itu kondisi ekonominya sedang sulit.

Selepas mempersilakan masuk orang yang bertandang ke rumahnya itu, Tsabit berbisik kepada sang istri: "Apakah ada makanan untuk petang ini?"

Baca juga: Amalan 10 Hari Pertama Ramadan, Simak Penjelasannya di Sini!

Sang istri turut gundah. Ia pun menjawab: "Demi Allah wahai suamiku. Tidak ada lagi makanan yang kusimpan, terkecuali sedikit."

Tsabit terdiam sejenak, memutar otak. Akhirnya ia sampaikan sebuah siasat kepada sang istri agar mematikan lampu saat waktu berbuka tiba.

"Aku membawa seorang tamu. Jika kami mulai makan, padamkanlah lampu dan berpura-puralah memperbaikinya. Selama perut tamu kita belum kenyang, jangan makan sedikit pun dari makanan itu," bisik Tsabit, dibalas anggukan istrinya.

Read Entire Article
Politics | | | |