Kavling dan Wisata Keluarga Dipadukan dalam Konsep Agro Eduwisata di Bogor

18 hours ago 24

loading...

Granada Land di Tanjungsari, Bogor Timur. Foto: Istimewa

BOGOR - Bagi sebagian keluarga, memiliki tanah kini tidak lagi hanya tentang tempat untuk dibangun. Banyak orang mulai mencari kawasan yang bisa memberi pengalaman lebih: udara terbuka, pemandangan alam, fasilitas keluarga, serta ruang untuk berlibur tanpa harus pergi terlalu jauh.

Direktur Bisnis Granada Land Ahen mengatakan konsep tersebut menjadi salah satu arah pengembangan Granada Land di Tanjungsari, Bogor Timur. Mengusung konsep Agro Eduwisata, Granada Land memadukan kawasan kavling dengan aktivitas rekreasi, fasilitas keluarga, dan suasana alam yang masih kuat.

Di satu sisi, ungkap Ahen, masyarakat dapat memiliki lahan untuk berbagai rencana ke depan. Di sisi lain, kawasan tetap bisa dinikmati sebagai tempat beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga. Granada Land dikembangkan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan keluarga modern.

Baca juga: 3 Rekomendasi Glamping Murah di Bogor dengan Pemandangan Indah

Kawasan tidak hanya menghadirkan kavling, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas seperti villa, camping ground, Rainbow Slide, ATV, flying fox, playground, outbound area, gazebo, photospot, wall climbing, food court, hingga fasilitas ibadah dan keamanan kawasan.

Konsep tersebut membuat Granada Land punya fungsi ganda: sebagai kawasan kepemilikan tanah sekaligus destinasi yang bisa terus dikunjungi. Karakter alam Tanjungsari yang dikelilingi area hijau, perbukitan, dan panorama pegunungan menjadi bagian penting dalam pengalaman kawasan.

Ahen menilai, daya tarik Granada Land terletak pada kemampuannya menghadirkan nilai lebih dari sekadar kepemilikan lahan. “Orang sekarang ketika mencari tanah juga melihat apa yang bisa mereka rasakan di tempat itu. Apakah nyaman untuk keluarga, apakah punya suasana yang bagus, dan apakah bisa dikembangkan sesuai kebutuhan. Itu yang kami coba hadirkan di Granada Land,” ujar Ahen.

Menurutnya, konsep Agro Eduwisata membuat Granada Land memiliki karakter yang lebih kuat karena kawasan tidak berhenti pada fungsi properti. Pengunjung maupun pemilik kavling dapat datang untuk menikmati suasana, mencoba fasilitas, hingga merencanakan pengembangan lahan secara bertahap.

Read Entire Article
Politics | | | |