Iran Olok-olok Trump Sembunyi di Truk Katering: 'Tak Lama Lagi Ngumpet di Tempat Sampah'

5 hours ago 9

loading...

Gambar buatan AI yang dipublikasikan Kedutaan Besar Iran di Afrika Selatan mengolok-olok Presiden AS Donald Trump bersembunyi di truk katering karena takut diserang Iran. Foto/X @IraninSA

TEHERAN - Iran, melalui media pemerintah, telah mengolok-olok Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah muncul detail baru mengenai pergantian pesawat secara rahasia yang dilakukannya saat kunjungan ke Turki. Iran mengatakan kejadian tersebut menunjukkan betapa gugupnya Trump menghadapi kekuatan Republik Islam Iran.

“Sekali lagi, Trump dengan skandal barunya menjadi topik utama media AS hari-hari ini. Skandal yang bermula dari ketakutan terhadap kekuatan militer Iran, kekuatan yang membuat Trump bulan lalu, ketika kembali dari Turki, diam-diam mengganti pesawatnya,” kata seorang presenter televisi pemerintah Iran dalam siarannya. Dia menambahkan, insiden tersebut telah menjadi sumber “penghinaan” bagi Trump.

Baca Juga: Rudal Iran Bidik Air Force One, Alasan di Balik Trump Ngumpet di Truk Katering

Ancaman bahwa Air Force One dapat menjadi sasaran rudal yang ditembakkan dari bahu mendorong Secret Service secara diam-diam memindahkan Trump ke pesawat militer yang lebih kecil, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Sumber itu mengatakan bahwa ancaman itu muncul pada hari terakhir kunjungan Trump ke Ankara untuk menghadiri KTT NATO, ketika ketegangan meningkat akibat perang AS yang sedang berlangsung terhadap Iran. Secret Service menilai ancaman itu kredibel dan akan segera terjadi, sehingga memicu operasi luar biasa untuk menyamarkan pergerakan Presiden AS tersebut.

Yang ramai diungkap media-media AS adalah selama beralih dari pesawat Air Force One ke pesawat militer, Trump disembunyikan di truk katering di bandara Ankara sebagai bagian dari taktik mengelabuhi Iran.

The New York Times bahkan melaporkan bahwa para pejabat AS khawatir setelah mengetahui pihak Iran sudah tahu lokasi Trump menginap di Ankara, termasuk lantai persis hotel tempat dia berada.

Teheran belum memberikan komentar resmi mengenai tuduhan tersebut maupun pergantian pesawat. Gedung Putih belum dapat segera dihubungi di luar jam kerja. Namun Trump telah mengonfirmasi peristiwa itu memang benar terjadi.

Read Entire Article
Politics | | | |