Inovasi Baru Penanganan Kanker: Pangkas Waktu Pemindaian dan Kurangi Dosis Radiasi Hingga 40 Persen

9 hours ago 13

loading...

Teknologi PET/CT generasi terbaru dirancang untuk menjawab dua tantangan utama yakni kecepatan dan akurasi.

Kompleksitas penanganan kanker yang terus meningkat mendorong rumah sakit untuk mengadopsi teknologi diagnostik terbaru. Salah satunya melalui penggunaan GE HealthCare Omni Legend PET/CT yang kini diterapkan OncoCare Malaysia untuk mempercepat proses deteksi dan perencanaan terapi.

Hal itu disampaikan General Manager & Head of Clinical Research OncoCare Malaysia, Dr. Wong Shin Yee, dalam acara Hospital Introduction bersama OncoCare Malaysia di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Wong, teknologi PET/CT generasi terbaru dan pertamakali digunakan di Asia ini, dirancang untuk menjawab dua tantangan utama: kecepatan dan akurasi.

“Waktu pemindaian dapat dipangkas menjadi rata-rata sekitar sembilan menit. Aktivitas yang digunakan lebih rendah, tetapi hasil pencitraannya tetap jelas sehingga dokter dapat merencanakan pengobatan pasien,” ujarnya.

Kecepatan pemindaian ini krusial bagi pasien kanker karena diagnosis yang cepat berarti terapi bisa segera dimulai. Selain itu, alat ini juga membantu dokter menentukan stadium kanker dengan lebih presisi.

Teknologi tersebut, lanjut Wong, juga memungkinkan pengurangan dosis radiasi hingga sekitar 40% dibandingkan pendekatan sebelumnya. Ini menjadi nilai tambah bagi pasien yang harus menjalani pemindaian berulang selama masa pengobatan.

“Ketepatan diagnosis dan penentuan stadium menjadi faktor penting karena akan memengaruhi pilihan terapi dan peluang keberhasilan pengobatan. Kalau pasien datang dalam kondisi stadium awal, peluang keberhasilannya tentu lebih tinggi. Semuanya bergantung pada kondisi dan stadium pasien,” kata Wong.

Investasi pada GE HealthCare Omni Legend PET/CT ini melengkapi pendekatan multidisiplin OncoCare. Setiap minggu sekitar 20 dokter dari bidang onkologi, radiologi, patologi, dan bedah berdiskusi untuk satu kasus guna menentukan strategi terapi terbaik.

“Keputusan mengenai pengobatan terbaik untuk pasien dibuat oleh sebuah grup dokter. Setiap minggu bisa ada sekitar 20 dokter yang berdiskusi mengenai satu kasus, mulai dari pembedahan hingga kemoterapi,” kata Wong.

Read Entire Article
Politics | | | |