DKP Maluku dan Blue Alliance Jalin Kerja Sama Kelola Kawasan Konservasi

3 hours ago 6

DKP Maluku-Blue Alliance kerja sama perkuat kelola kawasan konservasi.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON, – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku dan Yayasan Blue Alliance Indonesia telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi di Maluku selama lima tahun ke depan, mulai dari 2026.

Kepala DKP Provinsi Maluku, Erawan Asikin, mengungkapkan bahwa dokumen kerja sama ini disusun selama lebih dari dua bulan dan menjadi landasan legal untuk pelaksanaan program tersebut. Sinergisitas antara pemerintah daerah dan mitra dianggap penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan tetap optimal di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Rencana kerja bersama tahun 2026 telah disusun oleh DKP Maluku dan Blue Alliance, mencakup 30 kegiatan dari lima bidang dengan total anggaran Rp2,27 miliar. Bidang Pengawasan mendapat alokasi terbesar sekitar Rp773 juta untuk mendukung patroli serta kegiatan pengawasan lainnya.

Bidang lain seperti Pengelolaan Ruang Laut mendapatkan alokasi Rp600 juta, sedangkan Bidang Budidaya dan Pengolahan menerima Rp240 juta untuk berbagai kegiatan termasuk pemantauan sosial ekonomi dan diversifikasi produk perikanan.

Fokus kerja sama ini juga mengarah pada tiga kawasan konservasi yang telah ditetapkan, yaitu Romang, Damer, dan Tanimbar. Yayasan ini menyiapkan dukungan infrastruktur dan alokasi anggaran sekitar Rp11 hingga Rp12 miliar untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi di Maluku.

Andreas Hero Ohoiuoun, National Program Manager Yayasan Blue Alliance Indonesia, menekankan bahwa pengelolaan kawasan konservasi ini tidak hanya untuk melindungi ekosistem tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta PAD. Hal ini dilakukan melalui tiga pilar utama: enforcement and compliance, science and monitoring, serta livelihood and community engagement.

Dengan keterlibatan multipihak, pengelolaan kawasan konservasi diharapkan lebih efektif, berkelanjutan, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat pesisir dan kelestarian sumber daya laut.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |