Ada Perubahan, 53 Napi Lapas Maksimum Besi Dipindah ke Medium Security

7 hours ago 5

Image Humas Lapas Besi

Info Terkini | 2026-07-01 20:46:03

Nusakambangan – INFO_PAS. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melakukan pemindahan terhadap 53 orang narapidana menuju Lapas yang berstatus medium security, pada Rabu (1/7). Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari program revitalisasi pemasyarakatan serta pentahapan pembinaan bagi warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan.

Kegiatan pemindahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Besi, Muda Husni, dengan pengawalan ketat dari petugas pemasyarakatan dan aparat kepolisian. Proses mutasi narapidana berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan di blok hunian hingga proses administrasi serah terima di lapas tujuan.

Kalapas Besi, Muda Husni, menjelaskan bahwa pemindahan ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan bentuk penghargaan atas komitmen warga binaan dalam mengikuti program pembinaan.

"Pemindahan lima puluh tiga narapidana dari tingkat maximum security ke medium security ini didasarkan pada hasil Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Mereka dinilai telah memenuhi syarat substantif dan administratif, serta menunjukkan penurunan tingkat risiko perilaku," ujar Muda Husni di sela-sela kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Besi, Heka, menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses pemindahan ini tetap mengutamakan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang ketat demi mengantisipasi potensi gangguan.

"Meskipun mereka dipindahkan ke lapas dengan tingkat keamanan yang lebih rendah untuk menjalani pembinaan lanjutan, proses pergeseran pasukan dan warga binaan ini tetap kami kawal dengan penuh kewaspadaan. Sinergi antara petugas lapas dan aparat penegak hukum memastikan seluruh proses mitigasi risiko berjalan optimal," tutur Heka.

Melalui pemindahan ke lapas medium security ini, ke-53 narapidana tersebut diharapkan dapat mengakses program pembinaan kemandirian dan bimbingan kerja secara lebih luas, sebagai persiapan sebelum nantinya mereka kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Politics | | | |